free geoip Tips Menurunkan Resiko Terkena Osteoporosis - Bimbingan Konseling

Tips Menurunkan Resiko Terkena Osteoporosis

Melompat-lompat Ternyata dapat Menurunkan Resiko Osteoporosis

Resiko terkena osteoporosis itu mengancam semua orang. Memang osteoporosis adalah sesuatu yang cukup menakutkan, karena itu sebaiknya Anda mencari cara bagaimana untuk mencegah osteoporosis. Selain harus mencukupi kebutuhan kalsium, ternyata ada juga cara unik untuk mengatasi mencegah osteoporosis, yang mungkin sebagian besar dari pembaca sekalian masih belum tahu apa itu. Cara tersebut tak lain adalah dengan melompat-lompat, ya, melompat-lompat seperti yang biasa dilakukan oleh anak kecil atau ketika seseorang merasa gembira. Jangan beranggapan jika melompat-lompat adalah aktivitas yang hanya boleh dilakukan oleh anak kecil saja, bahkan orang dewasa pun juga boleh lompat-lompat, terutama setelah Anda mengetahui manfaatnya. Mari baca selengkapnya.

Melompat-lompat Ternyata dapat Menurunkan Resiko Osteoporosis

2 menit

Aktivitas melompat-lompat yang dilakukan yaitu minimal selama 2 menit. Tetapi Anda sebaiknya lakukan ini tiap hari, dengan begitu efeknya pun akan terasa. Anda akan terhindar dari resiko tulang keropos, dikenal juga dengan nama lain osteoporosis. Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan oleh Loughborough university disebutkan jika melompat-lompat itu bisa memperkuat tulang pinggul, khususnya untuk orang tua, selain itu resiko tulang patah saat terjatuh juga akan berkurang, karena tulang semakin kuat. Peneliti juga menemukan jika kepadatan tulang pada kaki dapat kembali sesudah seseorang secara rutin melakukan aktivitas melompat untuk satu tahun. Tak sembarangan, bahkan penelitian tersebut dilakukan cukup lama, dengan jumlah subjek penelitian hingga 34 pria, dengan usia 65 hingga 80 tahun. Kesemuanya ikut latihan melompat, dan hasil yang diperoleh seperti yang disebutkan sebelumnya.

Juga, untuk waktu satu tahun, orang-orang yang terlibat dalam penelitian tersebut diminta tak mengubah kebiasaan makan, begitu pula dengan kegiatan fisik yang biasa mereka lakukan. Ini semua bertujuan agar hasilnya tetaplah akurat.

Jika seseorang mengalami patah tulang, maka kehidupannya juga akan ikut terpengaruh. Pengaruh yang terbesar mungkin akan dirasakan oleh para pekerja profesional. Di mana mereka akan kesulitan untuk melakukan aktivitas mereka. Patah tulang akan menyebabkan Anda menjadi sulit bergerak, dan akan terasa sakit ketika melakukan gerakan. Jika ini yang terjadi, bagaimana Anda dapat beraktivitas dengan sempurna, jika melakukan gerakan sederhana saja sakit. Sementara itu, untuk menjadi seorang pekerja profesional tentu Anda harus aktif, misalnya saja naik turun tangga dan pergi ke luar kota. Bahkan untuk mengemudikan kendaraan saja, jika terjadi osteoporosis, begitu mobil terkena guncangan akan terasa tak nyaman.

Hasil penelitian

Hasil penelitian yang diperoleh sesudah dilakukan CT scan, kemudian diketahui jika terdapat perubahan pada kepadatan tulang kaki, itu untuk orang yang secara rutin melakukan aktivitas melompat lebih banyak dibandingkan yang melompat lebih sedikit.

Pengaruh usia pada kepadatan tulang

Sudah bukan rahasia umum lagi jika kepadatan tulang akan semakin menipis seiring pertambahan usia, apalagi jika Anda tidak melakukan tindakan pencegahan apa-apa, resiko terserang osteoporosis akan semakin tinggi. Ketika patah tulang pinggul terjadi, maka bukan saja kualitas hidup Anda saja yang akan menurun, namun lebih dari itu – Anda akan membutuhkan penanganan medis yang cukup berat. Dengan melakukan olahraga, termasuk aktivitas melompat, maka kekuatan tulang akan bertahan lebih lama. Tak hanya itu, latihan lompat-lompat juga sangat mudah dilakukan, belum lagi murah dan dapat dilakukan di manapun, benar-benar efektif dan efisien. Sekarang Anda sudah mengerti manfaat aktivitas melompat-lompat terkait pencegahan osteoporosis atau tulang keropos, segera lakukan latihan sebelum terlambat.

error: Content is protected !!