free geoip Kenalkan Empati Pada Anak Sejak Dini - Bimbingan Konseling

Kenalkan Empati Pada Anak Sejak Dini

Zaman sekarang ini, Zaman Global yang penuh dengan Persaingan ketat sedikit banyaknya mengakibatkan tenggang rasa dan empati sosial pada masyarakat menjadi sangat rendah, sehingga banyak terjadi konflik konflik sosial dimasyarakat pada saat ini. Salah satu upaya untuk mencegah meluasnya dan meminimalisir dampak dampak negatif dari globalisasi adalah dengan mensosialisasikan empati sejak dini.

Empati Pada Anak

Mengenalkan Empati kepada Anak- Secara Naluriah Anak sudah mengembangkan empati sejak masa bayi. Empati yang dimiliki sangat sederhana, yakni empati emosi . misalnya pada bayi usia 0-1 tahun, bayi bisa menangis hanya dengan mendengar teman bayinya yang menangis, memasuki usia 1-2 tahun, anak akan menyadari kalau kesusahan temannya bukanlah kesusahan yang mesti ditanggung sendiri.  Meskipun demikian , rasa empati pada anak harus tetap di asah , bila dibiarkan rasa empati sedikit demi sedikit akan berkurang meskipun rasa empati tidak akan sepenuhnya bisa hilang, tergantung dari keluarga dan lingkungan yang membentuknya.

Dengan mengajarkan anak kita ber empati, maka sedikit demi sedikit akan membentuk kepribadian yang senang membantu orang lain. Selain itu empati berhubungan dengan kepedulian terhadap orang lain, tak heran kalau empati selalu berkonotasi sosial seperti menyumbang, memberikan sesuatu pada orang yang kurang mampu. Empati berarti menempatkan diri seolah-olah menjadi seperti orang lain. Mempunyai rasa empati adalah keharusan seorang manusia, karena di sanalah terletak nilai kemanusiaan seseorang. Oleh karena itu, setiap orang tua wajib menduplikasikan rasa empati kepada anak-anaknya.

Empati adalah kemampuan kita dalam meresponi keinginan orang lain yang tak terucap. Kemampuan ini dipandang sebagai kunci menaikkan intensitas dan kedalaman hubungan kita dengan orang lain (connecting with). Selain itu Empati merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam melakukan hubungan antar pribadi dengan coba memahami suatu permasalahan dari sudut pandang atau perasaan lawan bicara. Melalui empati, individu akan mampu mengembangkan pemahaman yang mendalam mengenai suatu permasalahan. Memahami orang lain akan mendorong antar individu saling berbagi. Empati merupakan kunci pengembangan leadership dalam diri individu.