free geoip Ini Bedanya Syndrom Baby Blues Dengan Depresi Setelah Melahirkan - Bimbingan Konseling

Ini Bedanya Syndrom Baby Blues Dengan Depresi Setelah Melahirkan

Ketika seseorang sudah melalui jenjang pernikahan, ada satu yang kehadirannya sangat ditunggu yaitu bayi. Si kecil yang bisa memberikan keindahan dalam kehidupan memang sangat dinantikan. Mungkin anda juga termasuk salah satunya?

images

Dan ketika Tuhan telah mengabulkan dengan memberikan seorang bayi, dilemapun muncul. Ada yang dinamakan syndrom baby blues dan ada pula yang disebut sebagai depresi pasca melahirkan. Lalu sebenarnya apa hubungan dari dua syndrom ini?

Bunda, anda harus tahu bahwa 80% wanita yang baru melahirkan mengalami sydrom baby blues dan juga syndrom depresi setelah melahirkan. Kondisi ini semakin diperparah dengan kondisi menyusui, kurang tidur, mengurus bayi yang suka menangis dan masih banyak lagi.

Lalu sebenarnya adakah bedanya dari syndrom baby blues dan syndrom depresi setelah melahirkan? Kami akan berikan informasinya di bawah ini bunda!

Bedanya Syndrom Baby Blues Dan Depresi Pasca Melahirkan

Sebenarnya syndrom baby blues ini tidak muncul sepanjang waktu tetapi hanya beberapa menit atau beberapa jam saja setiap harinya dan bisa hilang dengan sendirinya kira – kira sekitar 14 hari setelah melahirkan.

Namun kabar kurang baiknya adalah syndrom baby blues ini menjadi pertanda gangguan emosi yang lebih berat yaitu depresi pasca melahirkan yang biasanya dialami oleh sekitar 20% ibu. Sampai saat ini banyak orang yang salah persepsi atas baby blues dan depresi pasca melahirkan.

Menurut Karen Kleiman “ Seorang ibu yang baru saja melahirkan kedapatan dirinya menangis itu wajar. Tetapi jika dia bisa terus menerus menangis setiap waktu sehingga tidak bisa menjalankan fungsinya sebagai ibu itu adalah sebuah masalah yang harus diatasi”.

Seorang ibu bisa dikatakan mengalami baby blues atau depresi pasca melahirkan jika pada dirinya terdapat gejala diantaranya ketidakstabilan emosi yang berlangsung lebih dari tiga minggu setelah melahirkan, mengabaikan tugasnya sebagai seorang ibu dan sebagai seorang isteri, merasa bebannya tidak tertahankan lagi, dan tidak bisa tidur walaupun ia sudah lelah.

Untuk depresi setelah melahirkan bukanlah sesuatu yang tidak dapat disembuhkan. Tetapi depresi ini bisa disembuhkan dengan dorongan dari keluarga dan kerabat dekat.

Itulah sedikit informasi yang kali ini bisa kami berikan sehubungan dengan Bedanya Syndrom Baby Blues Dan Depresi Pasca Melahirkan. Semoga informasi yang kali ini kami berikan dapat menjadi sebuah informasi yang bermanfaat.

 

error: Content is protected !!