free geoip Cara Bimbingan dan Konseling Berdasarkan Pendekatan Islami - Bimbingan Konseling

Cara Bimbingan dan Konseling Berdasarkan Pendekatan Islami

BK Berdasarkan Pendekatan Islami – Bimbingan dan konseling Islam yang bersumber dari istilah Irsyad Islam yang diartikan sebagai suatu proses untuk memberikan bantuan, baik bantuan kepada diri sendiri, bantuan kepada individu lain ataupun bantuan kepada suatu kelompok kecil, yang berguna untuk memberi berbagai alternatif solusi dari kesulitan yang dihadapi agar terwujud kehidupan pribadi, atau kelompok yang selamat dan sejahtera dunia dan akhirat.

al-quran-yang-mulia
Cara-cara yang digunakan dalam bimbingan dan konseling Islam untuk memberikan bantuan kepada diri sendiri (irsyad nafsiyah), atau kepada individu lain (irsyad fardiyah), ataupun kepada kelompok (irsyad fiah qalilah) diantaranya sebagai berikut:

1. Ta’lim,
Ta’lim berarti proses atau kegiatan mengaji (mengkaji). Proses ta’lim biasanya melibatkan pemberi materi pengkajian dan orang yang diberi materi pengkajian, isi yang dikaji bisa berupa pengkajian diri manusia dengan segala potensinya, atau pesan-pesan lain yang terdapat dalam ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, seperti pengkajian masalah dengan solusi berdasar penjelasan dari ayat-ayat Allah, dimana masalah terjadi disebabkan karena ulah manusia itu sendiri yang berbuat kerusakan atau ketidak adilan terhadap diri atau orang lain, atau terhadap alam. Masalah dapat juga terjadi pada orang baik atau orang sholeh yang bertujuan untuk meningkatkan derajat mereka ketika mereka bisa membereskannya. Dengan bimbingan dari Al-Qur’an dan Sunnah, seseorang dituntut untuk menyadari segala kesalahan dan kembali memperbaikinya (bertaubat), jika memang masalah itu sudah disadari berasal dari ulahnya sendiri, namun jika itu merupakan ujian maka seseorang dituntut bersabar. Dengan cara mengkaji Ayat-ayat Allah maka seorang atau sekelompok klien akan bisa memahami duduk masalahnya serta dapat mengadakan perbaikan sebagai solusi untuk masa-masa selanjutnya.

2. Nashihah
Nashihah merupakan penyampaian pesan-pesan yang baik agar seseorang memahami jalan yang benar yang harus ia tempuh dan jalan yang salah yang harus ia jauhi. Pesan-pesan yang dikemukakan akan memberikan kekuatan pemahaman dan kesadaran bagi klien untuk mengadakan perobahan diri baik perubahan i’tikad atau keimanan, dari iman yang lemah berupaya diperkuat, atau perobahan perilaku, dari perilaku atau sikap yang buruk berupaya diperbaiki, dan lain sebagainya, yang intinya menyampaikan kebaikan agar memberi pencerahan bagi klien.

3. Isytisyfa
Isytisyfa (berobat, atau proses penyembuhan) berasal dari kata Syifa (obat, atau mengobati), Isytisyfa dimaksudkan sebagai terapi dalam bentuk psikoterapi. Psiko terapi lebih mengutamakan kesehatan mental yang berpokok pada keimanan dan ketenangan hati, seperti dengan melakukan dzikir dan do’a yang membuahkan ketenangan hati.


(Diolah dari berbagai sumber)

error: Content is protected !!